Manfaat Penggunaan Gadget Dalam Kehidupan Sehari Hari

Apa Itu Gadget?

Setiap orang, tentu saja sudah tidak asing lagi dengan sebuah benda canggih bernama gadget. Bahkan, dapat diperkirakan hampir semua penduduk bumi ini menggunakan gadget sebagai kebutuhan dan kepentingan kesehariannya. Lalu apa yang dimaksud dengan gadget itu sendiri? Dan apa saja manfaatnya bagi kehidupan sehari hari?

Gadget merupakan sebuah peranti atau perangkat elektronik yang didalamnya memiliki fungsi praktis untuk dimanfaatkan oleh sejumlah orang. Dalam bahasa Indonesia, gadget juga sering dikenal sebagai gawai. Gadget sendiri adalah salah satu bagian dari berbagai jenis perkembangan teknologi dengan bentuk dan fungsi serta peran yang berbeda dengan perangkat lainnya. Gadget atau gawai dalam bahasa Indonesia, tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi saja. Namun, perangkat canggih yang satu ini kerap kali difungsikan sebagai media bisnis dan berbagai jenis usaha kelompok atau kompeni.

Manfaat Penggunaan Gadget Dalam Kehidupan Sehari Hari

Sebelum lebih jauh mendalami dan mempelajari tentang manfaat yang dapat diberikan gadget dalam kehidupan sehari hari. Ada baiknya lebih dulu untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan mengenai contoh contoh dari aplikasi gadget itu sendiri. Beberapa contoh penerapan gadget yang bisa ditemukan dalam dunia nyata, di antaranya:

  • Smartphone (handphone)
  • Tablet (notebook)
  • MP3 Player (Walkman)
  • Dan lain sebagainya

Keberadaan handphone, notebook, dan walkman adalah bentuk dan apresiasi dari para pengembanga teknologi untuk menghadirkan gadget lebih bervariasi dan inovasi. Dengan begitu, gadget tidak hanya terpaku kepada satu model dan bentuk saja. Akan tetapi, fungsi serta manfaat gadget bisa dirasakan dalam berbagai cara tergantung dari kebutuhan dan keinginan si pengguna. Sehingga, sangat tidak mengherankan jika saat ini gadget menjadi bagian dari teknologi populer yang paling diincar di seluruh belahan muka bumi.

Sejatinya, setiap perangkat teknologi yang dikembangkan tentu saja harus mampu memberikan nilai bagi kehidupan. Dalam hal ini, gadget memiliki peran dan fungsi serta manfaat penting bagi setiap pengguna dalam menjalani hari hari. Nah, di bawah ini adalah beberapa manfaat penggunaan gadget dalam kehidupan sehari hari !

1. Untuk Memperoleh Informasi

Fungsi dan manfaat utama yang diberikan oleh gadget adalah sebagai alat untuk mencari berbagai informasi. Setiap orang memiliki kesempatan yang sangat luas untuk menggali dan memperoleh informasi sebanyak banyaknya sesuai kebutuhan. Dengan gadget, memungkinkan setiap orang untuk meng update informasi terbaru bahkan informasi yang telah lama hangat dibincangkan. Kehadiran gadget akan membuat anda selaku pengguna tetap tampil kekinian dan up to date terhadap berita berita terbaru yang lagi hangat hangatnya.

2. Untuk Komunikasi

Fungsi dan manfaat kedua yang dimiliki oleh gadget adalah sebagai alat bantu komunikasi. Dengan gadget berupa handphone, anda bisa dengan mudah menghubungi rekan atau keluarga yang sedang berada jauh dari rumah. Selain itu, gadget juga membantu anda dan orang di sekitar anda tetap saling terhubung dan terkoneksi dengan baik.

3. Untuk Meningkatkan Ilmu Pengetahuan

Manfaat selanjutnya yang ditawarkan oleh gadget adalah sebagai alat untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Melalui gadget, anda bisa mendapatkan berbagai wawasan dan ilmu pengetahuan yang anda butuhkan. Dengan kata lain, gadget juga memiliki peran penting untuk menunjang dunia pendidikan jadi lebih baik. Selain ke tiga manfaat di atas, fungsi dan kegunaan gadget dalam kehidupan sehari hari juga dapat dijadikan sebagai wahana untuk mendapatkan hiburan secara gratis. Ada banyak aplikasi yang bisa anda manfaatkan untuk menghibur diri, dan tentu saja bisa bisa anda nikmati tanpa berbayar. Dapat disimpulkan, bahwa kehadiran gadget akan membantu dan memudahkan setiap urusan dalam kehidupan sehari hari.

Misteri Ebola yang Masih Merajalela

Ebola adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus pembawa dengan perantara primata yang berasal dari Afrika. Di angkatan tahun 90-an virus Ebola ini sempat menjadi viral dan banyak diantaranya terjangkit penyakit ini khususnya penduduk pedalaman Afrika. Penderita Ebola mengalami diare, demam dan pendarahan di bagian dalam tubuhnya. Di Indonesia, Ebola memang belum ditemukan akan tetapi riset terbaru memberikan hasil bahwa Ebola telah masuk kawasan banglades dengan perantara kelelawar pemakan buah.

Untuk menghindari virus Ebola, para warga disarankan untuk tidak memelihara atau kontak dengan simpanse dan kelelawar. Hal ini seperti mata rantai virus yang akan menular ketika salah satu terjangkit. Efek mengerikan yang muncul adalah hilangnya kapasitas darah dalam tubuh manusia yang kemudian mematikan penderitanya.

Akses Virus Ebola

Virus Ebola ditularkan dengan proses Filoviruses yaitu penularan virus yang dibawa hewan ke manusia dengan pendarahan cukup besar. Ketika hewan simpanse yang mengidap Ebola dipelihara atau kontak langsung dengan manusia maka manusia akan terjangkit dengan cepat layaknya demam berdarah kemudian manusia akan mengalami masa “sakit” dan bisa menular ke manusia lainnya. Manusia yang telah terjangkit akan diisolasi agar tidak menular ke lainnya. Virus Ebola sangat sensitif sekali karena sedikit saja percikan di kain, jarum suntik dan terkontaminasi dengan cairan tubuh orang akan menyebar. Kabar baiknya, Ebola tidak menular melalui udara tetapi melalui kontak luka atau darah yang masuk.    

Tanda-Tanda Ebola

Gejala awal penderita Ebola ditampakkan dengan ciri-ciri demam, sakit kepala, tubuh menggigil, nyeri otot dan sendi, tubuh terasa lemas. Penampakan gejala awal ini sekitar 2-21 hari setelah melakukan kontak langsung dengan penderita lainnya. Setelah hari ke 21 akan nampak kelanjutan gejala yang lebih serius antara lain:

  • Bagian dada sakit
  • Tenggorokan sakit
  • Mual, muntah dan diare disertai darah
  • Kulit muncul ruam
  • Berat badan menurun dengan drastis
  • Dari mata, hidung, telinga keluar darah

Jika dilihat dari gejala di atas hampir mirip dengan gejala malaria atau demam berdarah tetapi untuk meyakinkan gejala pastinya bisa melakukan cek-up darah ke laboratorium sehingga diperoleh hasil positif atau negatif virus Ebola.

Ketika penderita Ebola telah menjalani perawatan medis, hal yang paling ditakutkan adalah munculnya penyakit komplikasi lain seperti koma, kejang, pendarahan, ketidakfungsian organ dalam. Pada intinya, virus Ebola ini melumpuhkan kinerja organ vital tubuh manusia. Hingga saat ini, belum ada vaksin yang pas untuk menangkal virus Ebola hanya saja bisa dicegah.

Pencegahan Penularan Ebola

Virus Ebola pertama kali ditemukan di Afrika tentunya dari perantara hewan kelelawar dan primata, maka upaya Anda agar tidak terjangkit adalah sebagai berikut:

  • Jangan melakukan perjalanan ke negara endemik Ebola
  • Jauhi rumah sakit yang terdapat pasien Ebola
  • Jangan memelihara hewan primata atau memakan buah bekas gigitan kelelawar, dikhawatirkan akan tertular (khususnya di negara endemik Ebola).

Perkembangbiakan Virus Ebola sangat pesat dan menyerang darah manusia yang kemudian menggumpal dan menghambat aliran darah. Organ lain yang seharusnya mendapat asupan darah akan “macet” dan terjadinya kerusakan secara permanen, organ ginjal muncul sebagai penyakit komplikasi dari Ebola. Pengobatan Ebola sementara ini hanya bisa menaikkan kadar imunitas, kadar cairan dalam tubuh dan transfusi darah.

Cukup mengerikan bukan senjata biologis dibanding senjata militeris!